Kuansing merupakan salah satu kota di Nusantara yang masih memegang teguh adat2 dari nenek moyang mereka. Desa Petai , Kuantan Singingi tempat kami tinggal mengakui 4 suku .
- Suku Paliang dengan pakaian khasnya kuning
- Suku Melayu dengan pakaian khasnya hitam
- Suku Domo dengan pakaian khasnya putih dan
- Suku Patopang dengan pakaian khasnya merah
Dahulu kala , untuk menghindari pernikahan inses ( sedarah ) dibentuklah suku2. Sehingga warga dalam satu suku dilarang menikah. Namun karena sekarang jumlah penduduknya sudah banyak , ada saja kemungkinan menikah dari suku yang sama. Dan sebagai jalan keluarnya , di daerah tetangga ada yang memecah sukunya dan menambahkan nama suku A atas dan suku A bawah atau berdasarkan nama datuk ( bisa berarti kakek atau orang yang dituakan ) ….
Pembagian suku yang lebih banyak memungkinkan pernikahan yang lebih banyak walaupun sebenarnya nenek moyangnya satu. Apalagi dengan pertambahan jumlah penduduk dan banyaknya penduduk yang menetap di daerah asal ( tidak pindah ke kota lain ) …
[post-content id=3051]
Pingback: Wawan Titin , dua menjadi satu | Wirawan Prasetyo
Pingback: Dua menjadi satu list | Wirawan Prasetyo