Persiapan pernikahan bag. 2

 

Masih bagian dari cerita ” Wawan Titin , dua menjadi satu ” , dan merupakan lanjutan dari ” Persiapan pernikahan bag. 1 ” . Sekarang lanjut yah …

 

5. Prewed , foto2 kolase dan karikatur

 

Saya sebenarnya ga terlalu pingin dengan prewed-prewed-tan. Tapi bingung juga kalau kami tidak memiliki foto untuk ditampilkan di lokasi resepsi nanti. Apalagi kalau ngeliat harga2 prewed … wedehhhhhhhh, mending buat ngetrip aja . Pernah minta tolong temannya teman yang memang fotografer. Eh bukannya dikasih harga teman malah dikasih harga prewed beneran (yah dikurangi sedikit). Viuhhhhhhh sayang ah duitnya

Pikir2 …. dalam keterpaksaan dan tiba2 muncul ide, minta tolong teman saja deh. Untung ada beberapa teman yang memang hobi foto2. Yah minta tolong mereka saja deh, lumayan kan selain duitnya lebih sedikit keluar, bisa juga sekalian refeshing.

Dan benar saja , kami mengambil weekend untuk sesi foto prewed. Yah tempatnya paling sekitar 1 jam perjalanan menggunakan mobil. Hayooo … dimana coba …. Modal nekat aja kesana, yang penting bawa kostum yang sudah dicocokin dari awal. Dan kalau perlu beli2 sedikit lah. Eng ing eng , dua hari foto hasilnya … lebih bagus ga usah di lihat deh :) .  Tapi ga papa lah , bisa sekalian silaturahim **ngeles**

Nah setelah foto2 , bingung juga kan mau diapain. Eng ing eng lagi, baru inget kenapa ga minta tolong teman aja yah. Lagi-lagi dadakan itu memang super kreatif yah. Untuk edit foto juga minta tolong teman saja, Ata. Semua foto yang di cetak dalam kanvas 40*60 cm diedit sama dia loh. Apalagi si Ata lg sibuk2-nya ngurusin pindahan ke kontrakan dia, tapi untung aja dia mau dipaksa mbantu. Lumayan gan , semua foto berubah dratis loh :).

Untuk urusan cetak mencetak , awalnya kami menggunakan jasa cetak fotografi di daerah tebet. Sayang, untuk hasil cetak harus menunggu 3 hari trus pelayanan mereka juga kurang memuaskan. Viuhh …..  Waktu itu butuh cepet ( kan kita hobby dadakan ) , ternyata operatornya malah lagi cuti dan waktu nunggu nyetaknya jadi 1 minggu. Wah ga  mungkin , kita nyari2 akhirnya ketemu namanya mozartgallery

Awalnya sempat ragu2 juga. Maklum baru nemu juga , lokasinya juga di Jatiwaringin sana … jauh mbo’ dari Depok. Tapi karena memang kita butuh juga , dicoba lah. Tanya2 harga juga. Ternyata mereka juga menyediakan jas kurir loh. Akhirnya dicoba saja. Dan benar saja , masukin barang (softcopy) pagi hari … sorenya sudah kami terima di frame ( barang dikirim ke tempat pesan frame ). Harganya juga sangat masuk di kantong.

Untuk urusan frame foto , kami mencarinya di daerah mampang. Masih terjangkau dari kantor kami kan. Untuk frame , kami sengaja menggunakan yang berbahan kayu. Walau waktu bikin frame kayu jadi 3 hari dan harga lebih mahal. Tapi bahan kayu memiliki corak cat yang lebih mengkilat dan menarik dilihat orang. Oiya , untuk ukiran2 juga cuman bisa di kayu yah. Dan karena kami cetak di kanvas, jadi semua frame kami tidak pakai kaca.

Untuk karikatur, saya gugling2 dan menemukan nama Alfyori . Liat2 contohnya sangat banyak , dan untungnya lokasi workshop sangat dekat dengan rumah. Jadi pas masih masa punya waktu kosong sempat liat ke workshop-nya dan benar gambar2 yang ada di situs dia ada contohnya disana. Jasa yang diberikan juga cukup bagus jadi rekomended.

Waktu itu kami menggunakan yang paket express karena butuh cepat. Dan benar saja, dengan layanan yang diberikan. Ekspress gan, revisi dari pagi sampai malam dilayanin loh, sampai engga enak sama bapaknya karena setiap hari ada revisi. Sebenarnya sih tidak ada yang revisi besar. Kebanyakan karena detailsnya dan warna yang tidak sesuai dengan contoh . Oia, karena ini karikatur sebaiknya kamu cukup jeli melihat detail karikatur yang dihasilkan yah.

 

 

6. Seserahan dan Mahar

Sama seperti konsumsi dan seragam / pakaian yang kami pakai. Yang membuat / menghias seserahan dan mahar adalah Ibu Elly, yang merupakan kenalan ibu saya. Jadi untuk barang-barang seserahan sebagian kami yang mencarinya dan sebagian lainnya juga dibantu ibu mencarinya. Kemudian diserahkan ke Ibu Elly untuk di hias / packing.

Sedangkan salah satu mahar berupa hiasan koin berbentuk masjid, kami menggunakan koin sejumlah Rp.71.213,-  … yang berarti tanggal 7 bulan 12 tahun 13 , sesuai dengan tanggal akad nikah kami. Sedangkan bentuk masjidnya yang ngasih contoh pasangan aku. Oia, untuk koinnya sendiri sebagian juga dibantu ibu Elly yg menyediakan. Oia(lagi), untuk yang angka 13 , kami mencarinya di daerah Pasar Baru loh berupa koin rupiah 10 dan 1 (satu) rupiah sebanyak 3 koin.

Tips … hati2 khilaf buat kamu yang suka belanja. Banyak toko sepatu, bahan2 pakaian dan lain2. :) :)

 

7. Undangan

Untuk undangan sebenarnya agak rumit, awalnya pingin yang tipis2 saja karena sayang kalau kertasnya cuman dilihat sebentar terus dibuang. Tapi tidak kesampean. Akhirnya pikir2 panjanggggg …… ketemulah undangan dalam bentuk kalender. Masalah timbul lagi , percetakan ga pernah bikin undangan dalam bentuk kalender. Contoh2 yang lain pun tidak sesuai dengan harapan gua , sempat dapat contoh tapi kurang sesuai juga dengan keinginan gua. Dan akhirnya terpaksa pikir2 panjang dan alhamdulillah ketemulah bentuknya seperti disamping.

Nah untuk konten gambarnya …. itu merupakan hasil karya dari dua fotografer Aldian dan Koko Dny . Tapi bukan sembarang foto asal comot. Saya dan pasangan dipertemukan di Trip bersama Traveller Kaskus ( dahulu masih Kaskus Indonesia Travel )  waktu itu jalan bareng ke Pulau Karimun, Jawa Tengah. Sempat beberapa kali juga trip setelah itu. Nah kemudian kami bertemu lagi di Hitchhiker Indonesia ( HHI ) tapi tanpa ada janjian mau ikut event HHI ini.

Nah , setiap ngetrip pasti ada fotografer juga yang ikut nimbrung. Entah Fotografer jadi traveller , ataupun sebaliknya. Dan untuk undangan , kami minta saja foto2 trip kami sebelum ini dari mereka untuk dicetak. Tapi ada juga foto dari dia dan hasil “prewed” ko’.

 


Intermezo :

Tulisan ini merupakan bagian dari persiapan saya menjelang pernikahan. Saya bagi2 menjadi pendek berdasarkan mod menulis saya , jadi kalau memang mau tau urutan yang bener mending liat list di bawah ini yah 🙂

  1. Wawan Titin dua menjadi satu 
  2. Singingi Hilir , Kuansing – Kuantan Singingi , Riau 
  3. Pembagian suku di Kuansing 
  4. Lamaran
  5. Persiapan Pernikahan bag. 1 : Gedung , Dekorasi, Dokumentasi, Konsumsi , Pakaian dan Make Up
  6. Persiapan Pernikahan bag. 2 : Prewed, foto kolase, karikatur , undangan dan mahar
  7. Ayah angkat dan masuk suku Domo
  8. Akad Nikah
  9. Acara adat malam hari & resepsi Minggu
  10. Resepsi Jakarta
  11. Uneg Uneg
  12. Foto dan Video Pernikahan sebagian


Haiiii

Teman-teman yang mau bertanya, gabung di web baru saya aja yah :



 


 

2 thoughts on “Persiapan pernikahan bag. 2

  1. Pingback: Wawan Titin , dua menjadi satu | Wirawan Prasetyo

  2. Pingback: Dua menjadi satu list | Wirawan Prasetyo

Leave a Reply