Persiapan pernikahan bag. 1

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Masih bagian dari cerita ” Wawan Titin , dua menjadi satu ” , sekarang saya akan menulis beberapa hal yang terkait dengan persiapan pernikahan dan resepsi kami. Sekali lagi bukan A-Z story , cuman menulis sedikit2 saja yah :

1. Gedung

Nikahan - Panti Prajurit

Beberapa hari setelah lamaran, gua dikasih beberapa list gedung yang sudah di survey tanggal. Beberapa gedung sudah di cek, rata2 weekend di bulan desember sudah full booked. Ada satu gedung yang masih bisa waiting list, tapi jadi gambling kan.

Agak galau juga sih, apa ditunda aja. Sengaja memilih di Jakarta karena ga mungkin dong diadain di Depok, jauh gan. Tapi karena sudah niat tahun ini ( 2013 ) harus kelar , jadi harus ada yang di-kesampingkan. Akhirnya diputuskan memilih gedung Panti Prajurit Balai Sudirman, 20 Desember 2013 Jam 19.00 – 21.00.

Kelebihan gedung ini adalah letaknya cukup strategis , tidak di barat timur selatan utara. Kapasitas gedung juga cukup luas buat yang butuh. Untuk yang biasa menggunakan kereta listrik juga bisa turun di Tebet. Nah kurangnya , kalau sudah macet yah ampun deh. Karena akses jalan menuju jalan ini cuman satu aja jadi semuanya ketemu di disini. Trus urusan parkir juga aga’ repot tuh.

2. Dekorasi



Beberapa hari setelah itu , saya dan orang tua berkunjung ke Balai Sudirman, datang ke kantor marketing di lantai dua. Disana kami melihat brosur2 rekanan gedung. Disana kebanyakan brosur dengan konsep dekorasi modern mewah. Sesuatu yang bukan kami banget. Walau secara personal, resepsi kami tidak mengerti dan menggunakan adat Jawa. Tapi sebenarnya saya menyukai dekorasi adat Jawa loh. Jadi kami mencoret rekanan2 yang berbau modern.

Kemudian kami melihat2 lagi. Ada satu buku album dengan warna dasar hijau daun, enak dilihat. Buka isinya rata2 dekorasi gaya daerah2 di Jawa. Dari situ kami sepakat menggunakan K’Jogja Decoration di daerah Ceger, Jakarta Timur. Minta no contactnya donk. Tanpa mencari vendor cadangan lain **nekat**

Setelah itu, kami membuat janji untuk melihat contoh2 pelaminan. Beberapa hari kemudian, kami tiba sekitar jam 10 pagi di Ceger. Melihat contoh2 disana. Pada awalnya , kami disambut sama seorang staff. Sayang sekali, tampaknya staffnya kurang menguasai tentant dekorasi gedung dan pelaminan.

Setelah beberapa lama, Bapak Rida ( Kalau ga salah owner ) pulang dari gedung setelah menghias ( lebih tepatnya menyempatkan pulang dulu ). Beliau banyak memberikan saran masukan untuk persiapan resepsi pernikahan kami. Jadi yang termasuk dekorasi disini juga dari pintu masuk seperti meja penyambut tamu, kotak uang dll. Deal dekorasi …

Selanjutnya, untuk contoh pelaminan sesuai dengan keinginan kami dikirim melalui email. Jadi setiap ada revisi dikirim lagi ke email. Ga repot kan. Untuk Dekorasi fotobooth dan layar screen di samping pelaminan juga disediakan oleh K’Jogja.

Setelah itu, saya minta saran untuk dokumentasi. Karena saya rasa, untuk setiap dekorasi memiliki tips trik tertentu untuk dokumentasinya. Jadi mending nanya aja deh, dari pada nyari2 lagi kan.

 

3. Dokumentasi

Pak Rida , membantu menghubungi marketing . Jadi setelah kami kelar dengan konsep pelaminan resepsi, gantian marketing yang datang. Kami ditunjukin 3 buah album besar.  Sayangnya pada awal kami tidak diberi tahu maksud album2 ini. Pada akhirnya, setiap album menandakan tipe paket yang dipilih.  *

 

4. Konsumsi , Pakaian dan Make up

Untuk urusan konsumsi dan pakaian yang menentukan vendornya yah orang tua. Karena gua juga kurang memahami tentang hal ini. Jadi gua ngikut aja, tp kalau menu gua masih ikut nentuin dan alhamdulillah, menu yang dipilih memang cocok.

Sedangkan pakaian, walaupun yang nentuin vendor / gallery-nya itu nyokap tapi untuk urusan model diserahkan kepada kami. Untuk baju akad gua dan calon dan beberapa pakaian seragam selama di Kuansing menggunakan jasa Ibu Rini, Safitry Gallery . Nah ini cerita beliau yang diliput Kompas.com.Kami beberapa kali datang ke Gallerynya di daerah Tanah Kusir ( bayangin dari Depok gan ). Sempat juga malam2 pulang kerja fitting kesana dadakan :) :) . Dan alhamdulillah cocok hasilnya :)

Sedangkan beberapa pakain untuk resepsi Jakarta selain dari ibu Rini disediakan oleh Ibu Ugie,

Oia , untuk make up resepsi Jakarta di handle juga sama tim Ibu Ugie. Saya dan pasangan di make up langsung oleh Ibu Ugie , sedangkan keluarga lain dibantu tim.

Beberapa kali fitting di ibu Rini dan Ibu Ugie, kami cocok banget dengan pakaian dan modelnya. Pasangan juga sempat test make up 1 minggu setelah akad . Oia, salah satu pertimbangan menggunakan jasa Ibu Ugie karena pasangan menggunakan Jilbab dan ibu Ugie sudah biasa. Ketika kami datang ke rumah beliau, kami melihat banyak cover2 majalah yang modelnya di make up oleh ibu Ugie. Dan rata-rata model2-nya itu berjilbab donk

 

 

 

 

 


Intermezo :

Tulisan ini merupakan bagian dari persiapan saya menjelang pernikahan. Saya bagi2 menjadi pendek berdasarkan mod menulis saya , jadi kalau memang mau tau urutan yang bener mending liat list di bawah ini yah 🙂

  1. Wawan Titin dua menjadi satu 
  2. Singingi Hilir , Kuansing – Kuantan Singingi , Riau 
  3. Pembagian suku di Kuansing 
  4. Lamaran
  5. Persiapan Pernikahan bag. 1 : Gedung , Dekorasi, Dokumentasi, Konsumsi , Pakaian dan Make Up
  6. Persiapan Pernikahan bag. 2 : Prewed, foto kolase, karikatur , undangan dan mahar
  7. Ayah angkat dan masuk suku Domo
  8. Akad Nikah
  9. Acara adat malam hari & resepsi Minggu
  10. Resepsi Jakarta
  11. Uneg Uneg
  12. Foto dan Video Pernikahan sebagian


Haiiii

Teman-teman yang mau bertanya, gabung di web baru saya aja yah :



 


3 thoughts on “Persiapan pernikahan bag. 1

  1. Pingback: Wawan Titin , dua menjadi satu | Wirawan Prasetyo

  2. Pingback: Dua menjadi satu list | Wirawan Prasetyo

  3. Pingback: Persiapan pernikahan bag. 2 | Wirawan Prasetyo

Leave a Reply