Ujung Kulon, 4th outing with hukumonline.com

Me

Setelah bergabung 3thn di hukumonline.com , kali ini kembali gua ikut outing yang keempat kalinya dan destinasinya adalah Ujung Kulon (UK).

Kamis, 3 Juni 2010

Masuk kerja seperti biasa lalu malam hari perjalanan dimulai. Sekitar ½ 6 sore perut gua butuh perhatian, karena akan melakukan perjalanan jauh alhasil gua beli nasi goreng. Sebenarnya agak riskan juga makan karena takut bermasalah dengan BAB.

Ternyata , sekitar jam 7 malam makan malam dalam box sudah dibagikan. Yagh…. kenapa ga bilang dari kemarin2 kalau makannya cepat. Ya sudah tu makanan gua bawa ke dalam bis.

Perjalanan dimulali ½ delapan malam dan langsung disambut macet sepanjang Rasuna Said. 1 jam perjalanan baru sampai berputar di Mampang melewati Trans TV. Tapi Alhamdulillah setelah itu perjalanan lancar2 saja dan tiba di Sumur sekitar jam 2 pagi.

Di Sumur ini ada villa pribadi milik salah satu stake holder kantor, jadi kami menumpang bermalam di villa ini. Perjalanan sampai dengan +- 3 km sebelum villa bisa dibilang cukup bagus, lubang2 biasanya hanya keroposan kecil aspal. Tapi agak riskan dengan jembatan yang dibuat meninggi untuk menghindari air laut. Tanjakan sangat tidak nyaman …. bahkan untuk bis yang kami gunakan.

Jum’at, 4 Juni 2010

Kapal kecil

Kapal kecil

Pagi hari kami di jemput dengan kapal. Di jadwal seharusnya kami berangkat jam 6 pagi, tetapi apa daya kapal penjemut datang telat terpaksa kami menjadi korban … hiks.

Tanpa panjang lebar … kami menggunakan kapal kecil dengan kapasitas +- 15 – 20 orang dari bibir panjang menuju kapal yang lebih besar yang tidak mungkin berhenti di bibir pantai. Kemudian perjalanan dimulai …

Untuk mencari sensasi tersendiri …. gua duduk di bagian atap kapal. Resikonya adalah kulit gua jadi hitam , karena memang tidak ada atap di atas atap bukan … dan gua juga malas pakai peutup tubuh cuman celana ¾ + kaos pendek + sun block yang gua pakai seenak jidat gua. Huahahah …

Ternyata duduk di atap ini mendatangkan cerita sendiri … walaupun tujuan awal outing adalah memperertat komunikasi gua malah menyendiri. Tapi ada sensasi dimana pada saat awal2 duduk sendiri di atas menatap 360 derajat luasnya laut ciptaan Allah, tingginya gunung dan hamparan pantai putih kuning memanjang + pertama kali naik kapal seperti ini untuk jarak jauh ?

Sensasi bertambah … di depan mata ada awal hitam dan sekarang angin bertiup lumayan. Kapal miring kiri kanan, dan di atas miringnya akan lebih menatang apalagi tidak ada pegangan yang memadai selain life vast yang gua pakai.

Di perjalanan, gua sempat mengobrol dengan bapak Komarudin. Sebagai salah seorang warga lokal, dia banyak bercerita tentang pariwisata di UK sebagai sumber penghasilan bagi warga, pengelolaan sarana wisata yang tidak professional dan tidak lupa tips trik kesana donk … siapa tahu suatu saat nanti gua pingin backpack kesana lagi. Walau masih terkendala jauhnya yang banget banget banget dah ….

Setelah 2 jam lebih perjalanan kami mampir di pulau Handeleum untuk mempersiapkan kano. Setelah kano siap lalu melanjutkan perjalanan kemudian bertemu kano yang akhirnya ditarik dengan kapal menuju cano point.

Karena keterbatasan kano yang tersedia, kami dibagi menjadi dua shift. Di sini, teman2 shift kedua menikmati pemandangan pulau dengan narasumber Pak Komar lg. Di pulau ini vegetasinya benar2 masih asli seperti tidak diusik. Bahkan masih ada ular liar, buaya dan lain2 ..

Dia juga bercerita, pada suatu waktu sedang membawa wisatawan luar negeri. Ketika sedang ber kano ria ada ular yang jatuh dari atas batang pohon ke kano. Alhasil penumpang panik untung saja kano tidak terbalik …. damn … ( nguji nyali gua nih … dalam hati donk )

Kemudian jatah shift kedua memulai petualanangan …. dan benar …. kata si supir kano, di kiri atas ada ular dan gua panik …. wong ngilait ular kecil aja udah takut. Gua minta aja cepet2 …. setelah menuju titik tertentu, kano beputar kembali melewati jalur berangkat. Namun kali ini gua tertantang dan minta ditunjukin… tapi apa mau dikati, karena gua salah kostum ( tidak pakai kaca mata ) gua ga bisa ngeliat apa2 deg ….

Dan gara2 penasaran dengan ular liat, kano teman gua ada yang menabrak batang pohon mati di sungai dan ditabrak kano di belakangnya …. seru abis da ha ha ha ….

Setelah berkano ria, perjalanan kembali dilanjutkan dengan menggunakan kapal. Kali ini menuju pulau Peucang tempat menginap mala mini. Perjalanan ditempuh dalam 3 jam … ( lagi ) ?

3 Jam perjalanan disamput dengan indahnya pantai Pulau Peujang. Bersihhhhh …..

Setelah merapat , teman2 yang jago berenang langsung melompat dari atap kapal sedangkan gua memastikan dulu kalau pantainya tidak terlalu dalam jadi kalaupun kelelep gua masih bisa berenang dikit2 lah. Puas berloncatan lalu kami menuju penginapan untuk meletakan perlengkapan perang. Lalu berganti pakaian renang …

Ternyata … penginapan yang tersedia sangat mantap. Setiap villa terdiri dari beberapa kamar + kamar mandi dalam dan ada ruang tamunya jadi kita leha2 di bagian sini.

Setelah itu kembali ke kapal menuju snorker point yang berada di seberang pulau ini. Setelah +- 15 menit melaju, kapal berhenti di tengah2 lalu kami berenang menikmati karang keras di sini. Hehehe … pertama kalinya nih snorkeling + ngeliat koral secara langsung ?

Karena keterbatasan waktu, kami naik lagi kini menuju pulau di seberang. Ternyata, setelah trekking +- 200 mtr didalamnya ada padang gembala. Sayang … gua ga pakai kacamata jadi sama sekali tidak dapat menikmati pemandangan binatang2 liar ….

Dan benar2 liar … karena ternyata teman gua hampir menginjak ular. Dan ternyata … malam harinya, di restoran dekat penginapan disana ada peta daerah sekitar. Padang gembala ini masuk Ujung Kulon aka Pulau Jauh …. jauh2 naik kapal ternyata masih di Pulau Jawa2 juga …

Setelah ini kami kembali menuju ke penginapan dilanjutkan acara2 bebas ….

Malam hari kami berkumpul di restoran untuk makan malam. Oia, makan malam disediakan dalam bentuk prasmanan dengan menu utama ikan dan sop. Rasanya cukuplah untuk hitungan di tengah pulau dengan sumber listrik berupa genset …

Ada cerita menarik, pada awal masuk restoran hanya ada penerangan beberapa lampu. Sepertinya baru aja terjadi korsleting lokal … tetapi akhirnya …. korsleting berhasil ditangani dan penerangan full.

Oia, selain seafood juga ada es kelapa + madu. Nikmat bener dah ah …. dan mumpung gratis + memang kuliner banget, makan dikit yang penting seafood nambah ….. hihihi

Setelah makan kembali ke penginapan ….

RIP

Ketika mau ngambil foto, tiba2 warning di kamera “memory full” ….. setelah di cek, semua foto td hilang ?. Ternyata …. memory card ga ke-detect sama sekali. Pasrah dah kalau ilang … hiks ( FYi … setelah nyampe Depok, ternyata yg rusak si kamera karena ga bisa baca memory. Sedangkan semua foto selamat dengan baik dengan bantuan card reader )

Main kartuSebenarnya bingung juga mau ngapain, mau tidur kayaknya rugi banget …. main kartu ga bisa …. ngrumpi bingung sama siapa …. akhirnya diputusin ngeliatin yang main kartu aja deh …. eh akhirnya malah ngobrol sama temen. Ujung2-nya , gua main kartu juga dan tentunya harus ada private training dolo donk …. maklum pertama juga nih ?

Cape main kartu … jam 11-san bubar. Sebenarnya bisa aja sih tidur di kamar, tetapi kayaknya lebih nikmat tidur di luar ( ruang tamu ) …. yang setelah atur strategi dan cari tempat pewe akhirnya tidur juga ?

Sabtu, 5 Juni 10

Bangun pagi kemudian sholat subuh. Setelah itu menikmati udara pagi, ternyata d luar sudah ada yang bangun terlebih dahulu. Sebenarnya rencana pagi adalah trekking dan sunset attack, tapi mau dikata apa pada kecapean main tadi malam akhirnya dibatalin.

Akhirnya setelah sarapan pagi acara dibuat bebas saja, kami main2 air lagi. Lumayan …. jarang2 gua main seceria ini di pantai ….

Betewe … gua main sejenis futbool Amerika. Tapi neranginnnya bingung dah … ?

Setelah main, kembali ke penginapan untuk siap2 check out. Setelah selesai semuanya kami kembali menuju kapal …. Bye bye Peucang …. Ujung Kulon …. See You Again ( I hope ya Allah, Amin )

Kali ini kapal berputar menuju sebuah karang yang rencananya menjadi tukuan trekking tadi pagi. Maha Kuasa Allah … sebuah karang yang letaknyanya terpisah dari pulua dan berdiri dengan kokoh +- 20 meter.

Kemudian 3 jam menuju Sumur …

Di tengah2 perjalan, +- jam 12 siang kami berhenti di sebuah titik gua kira mau ngapain … ternyata mencari suasana terbaik untuk makan siang. Maknyus eui makan di kapal. Menunya lupa …. kalau sudah lapar insyaAllah semuanya enak ko’

P6040438

Pelangi

Perjalanan dilajutkan …. dan gua tetap duduk diatas atap berpanasan, kali ini gua pakai penutup pakaian yang basah. Itung2 ngeringin pakaian dan ini berhasil …. berhasil mengeringkan pakaian dan berhasil membuat kulit gua coklat muatap.

Setelah +- 3 jam perjalanan, Alhamdulillah tiba kembali di Sumur dengan selamat. Setelah itu perjalanan kembali dengan bus menuju Jakarta …

Tips-trik :

  1. Kalau mau kesana sebaiknya persiapkan fisik dengan sebaik-baiknya
  2. Bawa stok makanan yg cukup
  3. Kalau takut panas, siap2 bawa pelembab anti UVA dan UVB atau kaos lengan panjang.
  4. Nikmati dengan sepuas-puasnya hamparan laut hijau
  5. Bawa kamare anti air
  6. Listik di Pulau Peucang hanya menyala 17.00 – 6.00
  7. Bawa alat main untuk malam hari karena tidak ada tv dan sinyal ponsel.
  8. Kontak person bisa japri ke gua

Ujung Kulon …. See You Again ( I hope ya Allah, Amin )



Haiiii

Teman-teman yang mau bertanya, gabung di web baru saya aja yah :



 

Leave a Reply