Wisma Endi, Siomay Rp. 11.500 dan Sop Buah Pak Ewok

Assalamualaikum Wr. Wb.

bogor.jpgCerita ini bermula ketika Sabtu ( 26/01 ) gua ke Wisma Endi, Bogor untuk menghadiri akad nikah dan resepsi walimahan teman SMA gua .

Wisma Endi

Wisma ini terletak di Jln. Ahmad Yani No. 80. Jalurnya itu searah, kl dari arah Plaza Jambu dua cukup mudah, karena tinggal lurus aja sekitar 1 km, sebelah kiri jalan ada Wisma.

Nah kl kita dari Jln. Pemuda , kita melewati Stadion Padjajaran dulu, setelah itu sekitar ½ km ada gang di kanan cukup lebar ( Jln. Merak ). Jalan sekitar 350 m kemudian nyebrang jalan belok kanan, jalan skitar 50m langsung ketemu deh Wismanya.

Kl naik angkot, ada angkot 07, 07A, 20 dan 18. Sayangnya, karena jalan Ahmad Yani searah. Kalau kita dari arah Pemuda harus turun di Jln. Merak lalu jalan 350 m. Jalannya enak ko, mirip Jln2 di Menteng yg teduh / skitar Gazibu Bandung. Oia, jangan sampai salah turun karena bisa2 jalannya jauh.

Secara fisik, Wisma ini sepertinya bangunan baru. Ini terlihat dari konsep bangunan gaya2 sekarang. Bangunan terdiri dari dua : bangunan utama dan wisma di belakang yang terdiri dari beberapa kamar berlantai dua.

Nah bangunan utama ini, kemarin digunakan sebagai tempat akad. Bagian terasnya digunakan sebagai tempat persandingan mempelai. Nah taman di depannya tempat tamu dan hidangan. Parkir di dalam bisa muat +- 8 mobil sisanya parkir di jalan. Jalannya sendiri cukup sepih, jd cukup aman meletakan kendaraan.

Siomay Rp. 11.500,-

Nah kl ini lucu / memalukan yagh. Jadi setelah akad di Wisma Endi, ada waktu luang skitar 1 jam sebelum resepsi dimulai. Kebetulan teman gua Devina, kerjanya fotografer dan skalian wisata kuliner. Jadilah kami jalan ke daerah Jln. Juanda sekitar kantor Walikota.

Pertama pingin bawa mobil, tp karena takut pas kembali ke Wisma dapat parkir yg jauh ( secara skarang gua parkir tepat di pintu pagar Wisma ) … jadinya naik angkot saja.

Kl ga salah, kemarin itu di sebelah kantor Walikota, ada gedung kantor yg terdiri dari Bank2 seperti Mandiri. Di parkirannya, ada gerobak jualan. Jadilah kami mencobanya.

Sebagaimana biasanya …. gua yg selalu pilih2 kl beli seperti itu. Alhasil, pilihan jatuh pada gerobak Siomay. Tanpa panjang lebar dan tanya2 babibu… “bang satu”.

Nah ini yg aneh, gua bukannya menikamti makanan tapi malah menikmati rindangnnya pohon2. Tiba2 …. “ Wan, siomaynya ga enak “. Nah disini ketauan gua ga menikmati siomay .. “ ga ah, biasa aja”. Karena penasaran, gua ambil lg siomay di piring dan penuh perasaan gua makan dan akhirnya “Iya Wes, ga enak …. ”. Gelo banget, tumben2-nan komentar makanan gua telat. Nah setelah itu, gua makan dengan penuh kekecewaan akan rasanya yg aneh. Bukan rasa kacang / kecap manis … pokoke aneh deh.

Kekecewaan bertambah …. pas mau bayar, teman gua nanya “berapa bang ?” dijawab “Tiga empat” …. dalam hati gua bingung …. paan sih nih maksudnya ? ga ngerti gua ? setelah diperjelas dan dibilang bayar sendiri … didapatkanlah harga Rp. 11.500,- porsi yg gua makan.

Dem ….. tiga siomay dengan rasa berantakan harganya Rp. 11.500,- . Hugh …

Sudahlah … skali2 beramal gpp juga. Setelah itu jalan ke arah Jln. Pegadaian ( blakang Regina Pacis ) , naik 07 kembali ke Wisma …..

Sop Buah Pak Ewok

sop-buah-pak-ewok.JPGSetelah dari acara, nongkrong dulu di Sop Buah Pak Ewok. Tempatnya di Jalan Bukit Tunggul no.5. Kl dari arah Bogor bisa melalui jalan Salak dan Papadayan. Kl dari jalan Papandayan, lebih mudah. Selain ke jalan Padjajaran cuman 300m, ancer2 jalannya juga mudah. Karena jalan Papandayan terletak di sebelah kanan kantor Telkom. Mudah kan ….

Kl melewati jalan Harupat, belok di pertigaan dekat jalan Salak kemudian dari situ cari jalan Bukit Tunggul. Kl dari arah Cibinong, kudu memutar dulu di Bogor sih trus nyari jalan Salak / Papandayan. ?

Karena gua sudah makan 3 kali ( sarapan pagi, siomay dan di resepsi ) walhasil disini gua cuman berani makan sop buah susu. Setelah menunggu skitar 10 menit, datanglah pesanan kami. Rasanya itu cukup menyegarkan badan, isinya ada marquisa, rambutan, nangka, kl ga salah apel, alpukat, jambu dll.sop-buah-susu-pak-ewok.JPG

Tapi sayank …. rambutannya masih ada biji. Walhasil, ga gua makan karena susah gigitnya.

Untung, ketika kami datang masih sepih. Kami yg terdiri dari skitar 10 orang masih bisa memilih posisi. Tempatnya ini, rupanya di depan rumah. Jd tempat duduknya sangat terbatas. Katanya, sup buah ini pertama kali di Bandung. Makannya gua kasih link ke Artikel terkait.

Artikel terkait : http://rasajati.blogspot.com/2008/07/sop-buah-pak-ewok.html , http://indrakh.wordpress.com/2007/09/21/sop-buah-pak-ewok/ .

dsc01523.JPGOia, congratz bwat teman gua Lulu dan Adi yg kemarin merit di Wisma Endi. Smoga jadi keluarga tentram (sakinah) sebagai buah dari kasih sayang (mawaddah) dan cinta (rahmah). Amin.

Dah yagh …

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply