Penurunan pelayanan di TransJakarta

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebagai pengguna rutin TransJakarta, terutama semenjak 4 bulan terakhir karena gua pindah kantor ke Kuningan. Penurunan pelayanan yg diberikan Transjakarta gua rasakan mulai awal bulan ini.

Pada bulan November, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan membangun 3 korodor baru Busway. Koridor 8 ( Lebak Bulus – Harmoni ), Koridor 9 ( Pinang Ranti – Pluit ) dan Koridor 10 ( Cililitan – Tj. Priiuk ).

Dan seperti sesuatu yang lumrah dan rutin terjadi di Indonesia, suatu proyek baru sering kali menyebabkan masalah baru baik bersifat permanent ataupun sementara.

Efek samping dari pembangunan Koridor 8 dan banyaknya pengguna jalan yang menggunakan Jalan Metro Pondok Indah memutuskan mencari alternative lain.

Masalah baru muncul karena pada pertengahan bulan November, kemacetan semakin parah. Dan akhirnya Pemda DKI menizinkan kendaraan umum menggunakan lajur busway.

Salah satu lanjur yang menjadi korban adalah lajur busway yang selama ini gua gunakan, dari DepTan – Imigrasi, lajur busway boleh dilalui kendaraan umum. Pada akhirnya, waktu perjalan gua selama di busway menjadi 2 kali lebih lama.

Namun itu belum seberapa ….

Kemarin adalah yang paling parah. Halte Jati Padang -> Kuningan Madya ditempuh 1 ½ jam. Padahal biasanya kalau lancer 20 menit, kalau macet paling lama 40 menit.

Salah satu penyebabnya adalah unjuk rasa di depan Kedutaan Malaysia oleh seribuan pekerja seni yang menuntut pemerintah Malaysia mengakui kesenian Reog berasal dari Indonesia.

Yang bikin gua penasaran dan gak masuk logika adalah : seharusnya walaupun macet separah apapun, paling tidak tetap ada busway yang lewat walaupun penuh.

Dan kemarin yang parahnya, selama 1 ½ jam, busway yang lewat hanya 5 buah….. ha …. dalam hati aja gua da nebak, ada sesautu yg salah nih …. bukan hanya macet.

Firasat gua terbukti, ketika gua sudah naik. Dan berhubung penuh, gua hanya berdiri di dekat pintu. Gua tanya ke PAM ( Pengamanan Dalam, orang yang menjaga pintu kayak kondektur loh ) …”Kenapa sedikit buswaynya ?” dan dijawab “Iya, banyak yang isi BBG”.

Dalam hati gua berpikir, apa yang salah dengan Manajemen Transjakarta Koridor 6 … Masak isi BBG pada saat peak time …. demmm ….

Kecewa berat gua …

Walau bagaimanapun, gua tetap berharap dengan proyek Busway ini. Indonesia memerlukan suatu alat transportasi yang manusiawi ….

Bravo Indonesiaku ….

Wassalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh



Haiiii

Teman-teman yang mau bertanya, gabung di web baru saya aja yah :



 

Leave a Reply