mobile admin
ini nyoba wp-admin pake plugin dari wordpress mobile admin
– pake hape nih –
Night Hitching Race …..
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh …
Ini adalah cerita 16 orang yang akhirnya berhasil membuktikan bahwa Night Hitching Race adalah sesuatu yang mungkin.
Bermula dari ajakan teman kampus untuk mengikuti acara ini beberapa minggu sebelum acara. Sebenarnya sih memang sudah pingin ikut, tapi belum sempat mendaftarkan diri. Acara serupa pernah diadakan di Jakarta beberapa bulan lalu di Jakarta, tapi sayangnya di hari kerja.
Setelah sedikit berdiskusi dengan teman yang mengajak, akhirnya kami setuju mendaftar. Ternyata,,, gua salah informasi … dikira diadakan sabtu pagi ternyata memang benar2 pagi buta jam 3 hahahahha lalu anggota team kita di acak . Hahahah …. as ussual lah, salah informasi. Namun tekad sudah kuat …. daftar secepatnya biar ga mundur. Continue reading »
99 …. 35 … 20 …. 1
Assalamualaikum ….
Angka apa pula nih ??? No rumah … no partai … no spatu … No hoki … no no no … bukanlah, ini merupakan kata kunci yang membuat gua kagun dengan mereka yang memberikan jawaban dengan angka diatas.
Angka apa donk ?
Angka-angka diatas adalah jawaban yang diberikan oleh mereka yang ada di Unit Transfusi Darah (UTD) DKI. Transfusi darah itu donor darah. Jadi donor darah 99 kali gitu ? Yap benar sekali, ini jawaban dari seorang bapak / kakek kali yah. Beliau yang datang dengan pakaian dinas hijau dan menggunakan gesper dengan kepala berlambang institusi militer bercerita kalau beliau mulai berdonor sejak masa Prada. Prada ini mungkin usia 20-an tahun.
35 kali, adalah seorang cowok yang mungkin usianya sekitar 30-an kali yah. Gua sih ga sempat nanya secara lengkap, entar dikira apa pula. Sedangkan yang 20 kali adalah seorang mba’ yang duduk di sebelah gua saat kami sama2 sedang transfusi darah.
Menikmati harumnya pinus Kemping Loji

Welcome
Lokasi ini merupakan bagian dari taman Nasional Gunung Halimun. Lokasinya yang tidak jauh dari kota Bogor dan medan yang cukup mudah jadi kelebihan dari tempat ini. Daerah ini merupakan hutan pinus yang tinggi jadi jika sedang musim panas / kering sangat berbahaya jika menyalakan api ataupun api unggun. Dan ada suaka tangkar elang yang memang pada akhirnya akan kembali dilepas ke alam bebas.
Tetapi sebagai mana kita mendatangi daerah lain, ada baiknya kita menjaga sikap kita , berdoa memohon keselamatan dan bersyukur atas segala ciptaan Allah. Continue reading »
[3 dari 3] Biaya ke Dataran Tinggi Dieng
Biaya-biya yang akan ditampilkan adalah biaya2 yang sifatnya sama, misal biaya menginap dan transportasi. Sedangkan biaya makan jadi bagian tersendiri di bagian bawah yagh. Continue reading »
[2 dari 3] Masih di Dataran Tinggi Dieng
3 rd
Target pagi ini adalah melihata matahari menampakkan cahayanya.
Dari rencana keluar setelah subuh, namun akhirnya kami baru bisa keluar jam ½ 6. Yagh emang sih, masih setelah subuh juga …. hahahah
Kami mengguakan mobil menuju tkp, kurang lebih 15 menit. Tiba di letaran parkir, tidak banyak kendaraan disana. Berarti di puncak sana tidak banyak wisatawan yang berkunjung. Dari pelataran parkir kita akan trekking menuju puncak … perjalanan 200mtr pertama jalur sangat ramah pengunjung sudah ada ada diberi batu tp juga tetap harus hati2.
Perjuagan selanjutnya adalah 500mtr menanjak menaiki bukit. Hahahah …. jalan selebar 70cm, dengan batuan di beberapa lokasi saja trus dengan sudut kemiringan mungkin 50 derajat naik jadi perjuangan nih keatas. Continue reading »
[1 dari 3] Jalan-jalan ke Dataran Tinggi Dieng
1st day ….
Kami tiba di Terminal Pulogadung skitar ½ 7 malam, setelah bertanya pada petugas Transjakarta kemudian langsung naik angkot depan Pulo Gadung Trade Center (PTC) karena meeting point jam 19.00. Ternyata oh ternyata …. dari terminal ke PTC tidaklah terlalu jauh, mungkin sekitar 800 mtr…. tapi tetap sesuaikan dengan situasi dan kondisi yagh, apalagi kalau keadaan salah kostum. Ga nyaman bener ….
19.10 … Karena belum ada tanda2 berangkat, jadilah kami memilih sholat terlebih dahulu. Di seberang PTC, ada gang didalmnya ada masjid cukup besar. Selesai sholat juga belum ada yagh lanjut makan deh … abis makan belum ada juga … @*#&* …. tp Alhamdulillah jam 8-an bus tiba … horrey … Malino … kami berangkat.
Pemberhentian pertama sekitar jam 11 …. beberapa saat setelah gua tutup mata. Setelah isitirahat saya tidak tahu sempat berhenti atau ga, karena gua tidur pulas.
Dataran Tinggi Dieng
Dataran Tinggi Dieng
Dataran Dieng adalah kawasan dataran tinggi, di daerah sini ada beberapa objek wisata. Seperti objek wisata candi Hindu yang konon dibangun pada abad 7. Ada juga objek wisata alam berupa kawah, karena daerah ini sebenarnya daerah vulkanik. Ada juga Dieng Volcanic Theather yang akan memutar film tentang dieng. info selengkapnya disini [ id / en ]. Selanjutnya, pakai kata Dieng aja yah.
Selain itu, disini juga bisa untuk wisata alam. Banyak kebun2 yang bisa kita nikmati, yagh kan kalau di kota-kota besar susah tuh mencari yang hijau. Jika memang mau wisata alam, trekking dengan modal kaki dan sekedar membawa air minum secukupnya bakal jadi cerita berbeda. Oia, jangan takut kesasar disini, orang-orangnya ramah ko’. ( sotoy.com )
Objek wisata lainnya :
Selain objek wisata di daerah dataran tinggi Dieng, ada beberapa objek lain yang bisa kita nikmatin :
Agrowisata kebun teh dan Pabrik Teh Tambi. Jika mau melihat cara pengolahan dari daun teh menjadi , bisa mengunjungi Pabrik pengolahan teh dengan biaya Rp. 25.000,00 dan minimal 10 orang. Sedangkan jika mau ke kebunnya tidak perlu membayar.
Gardu pandang, dari gardu pandang ini kita bisa melihat ke bawah ke arah kota. Gardu selamat datang adalah ciri khas orang yang sudah ke sini. Jika anda menggunakan angkutan mini, akan susah jika mau turun di gardu.
84.800, 72.080, 48.000,38.000 dan 35.000
Assalamualaikum ….
Okeh, apakah angka2 diatas … begini ceritanya, kemarin gua baru saja ke Blok M Square dan melihat deretan toko ex-kwitang di lantai basement. Okeh, ex-kwitang itu sebagian besar memang buku, dan disitu juga gua melihat sebuah buku yang sedang gua cari. Tanpa menyebut judul yagh.
Singkat cerita, gua langsung tanya saja “Berapa mas ..” “Harganya 48 ribu, buat mas 38 ribu”. Karena buku di plastikin, jadi gua liat sekilas saja dan langsung deal aja, lalu gua berikan uang 50 ribu. Ditanya balik “ada lima ribu” “ada” n gua berikan 5 ribu. Dan gua di kasih buku dalam kantong merah dan uang kembalian 20ribu. Alhasil gua dapat buku tersebut dengan harga 35ribu. Continue reading »



Komentar temen